More Views

Kombinasi Skincare Yang Harus di Hindari dan Pentingnya Kemasasn Produk.

Quick Overview

Kombinasi skincare yang harus di hindari dan pentingnya kemasasn produk agar produk dapat bekerja maksimal dan menjaga efektivitasnya.

Have a better business

Please tell us, if you want cooperate with Rajawalimall

shakehand
Support : +(62)818-0607-7607

Details

Skincare atau perawatan kulit merupakan tahap penting dalam merawat kulit wajah, agar terhindar dari permasalahan kulit wajah dan menjadikan kulit wajah lebih sehat. Saat ini sangat banyak skincare yang tersebar dengan berbagai macam kandungan yang mungkin terdengar asing oleh kita. Seperti AHA/BHA, Retinol, Glycolic Acid, Hyaluronic Acid, dan masih banyak lagi kandungan skincare lainnya.  Penggunaan skincare tidak boleh dilakukan atau di layer sembarangan, terutama skincare yang dominan dengan bahan-bahan aktif seperti retinol atau vitamin C. karena setiap zat dalam produk memiliki dosis dan fungsi yang berbeda-beda. Jika kita sembarangan memakainya, dapat menyebabkan alergi, iritasi, hingga kerusakan pada kulit wajah atau dapat menurunkan efektivitas produk tersebut.

 

Tentu saja kita tidak menginginkan hal seperti itu terjadi. Pada dasarnya, setiap kandungan dalam skincare harus kita pahami dahulu. Dalam artikel ini, kami akan membahas hal paling mendasar. yaitu kombinasi kandungan skincare  ataupun di layering pada kulit wajah. Mari simak bersama beberapa bahan dan kombinasi yang tidak baik digunakan bersamaan!

Retinol dan Vitamin C

Retinol Somethinc ( Sumber: Diolah pleh penulis, 2025)

Menurut Halodoc, Vitamin C adalah salah satu bahan yang sulit untuk di formulasikan karena paling efektif dalam lingkungan pH asam. Sedangkan retinol bekerja pada pH yang lebih tinggi atau lebih basa. Maka, jika kedua bahan ini digunakan atau di layer bersamaan akan membuat dua bahan skincare tersebut tidak bekerja dengan maksimal, selain itu dapat membuat kulit kering yang nantinya dapat mengiritasi kulit wajah. Cara terbaik yang dapat dilakukan adalah membedakan penggunaan waktu kedua bahan tersebut, seperti Retinol untuk Malam hari dan Vitamin C pada siang hari, dan sebaliknya. 

 

Niacinamide dan Vitamin C


Klairs dengan kemasan bening (5%) dan kemasan putih (10%) ( Sumber: Diolah pleh penulis, 2025)


Pada bahan ini masih banyak yang salah mengerti, meskipun keduanya memiliki manfaat yang sama untuk mencerahkan kulit, karena dapat mengubahnya menjadi niacin. Kandungan niacin ini dapat merusak kulit dan menyebabkan iritasi. Namun sumber lain mengatakan kedua bahan ini justru boleh digabung. Namun hal ini dapat diatasi jika Anda tetap ingin menggunakan bahan tersebut bersamaan. Gunakan Vitamin C dahulu, lalu tunggulah 1-2 menit hingga terserap oleh kulit. Selanjutnya Anda bisa menimpanya dengan Niacinamide.

 

AHA/BHA dan Retinol

Some By Mi (Sumber: somebymi.com)

AHA (alpha hydroxy acid), BHA (beta hydroxy acid), dan retinol berfungsi sebagai eksfolian kimiawi yang dapat meningkatkan regenerasi sel kulit. AHA/BHA Biasanya bahan ini digunakan untuk eksfoliasi kulit. Kedua bahan ini sangat tidak dianjurkan digunakan bersamaan karena kedua bahan memiliki sifat eksfoliasi. Jika digunakan bersamaan, akan membuat kulit iritasi parah seperti kulit terasa panas atau terbakar, kemerahan, kering dan kulit mengelupas. Jika Anda tetap ingin menggunakan nya bersamaan, sebaiknya gunakan di hari yang berbeda atau bergantian. Selain retinol, AHA/BHA tidak boleh digabung dengan asam salisilat, benzoil peroksida, vitamin C, atau niacinamide

Niacinamide dan AHA/BHA

Niacinamide berfungsi untuk memperbaiki lapisan barier kulit, juga mencerahkan. Selain itu dapat mengatasi jerawat dan mengatasi tAnda-tAnda penuaan dini pada kulit. Sedangkan AHA/BHA mengangkat sel kulit mati dengan cara eksfoliasi. 

Menurut kumparan.com “Ketika dicampur dengan AHA BHA, niacinamide akan meningkatkan pH kulit. Akibatnya, mencampurkan kandungan skincare ini sekaligus akan menyebabkan hasil yang kurang maksimal sebab dapat menurunkan konsentrasi dari bahan-bahan tersebut”. Karenanya Kedua bahan tersebut termasuk dalam senyawa asam dan apabila dicampur dapat menyebabkan iritasi pada kulit. 

Pentingnya desain pada produk skincare

Selain memahami kombinasi bahan pada skincare, desain dan kemasan produk juga sangat penting untuk menjaga stabilitas bahan aktif. Berikut hal yang perlu diperhatikan:

  1. Wadah Kedap Cahaya
    Banyak bahan aktif seperti retinol dan vitamin C rentan terhadap cahaya yang dapat merusak stabilitasnya. Jika kedua produk tersebut terlalu sering dan terkena paparan langsung sinar matahari, akan membuat skincare mudah oksidasi yang ditandai dengan perubahan warna dan pastinya menurunkan manfat dari bahan tersebut. Oleh karena itu, wadah yang kedap cahaya atau berwarna gelap dan solid  sangat dianjurkan untuk melindungi kandungan isi produk. 

Jika Anda ingin membuat kemasan botol yang, Anda dapat menggunakan jasa cetak botol plastik atau plastik injection molding di rajawalimall.com. Dengan MoQ yang fleksibel dan harga yang bersaing. Anda bisa memesan botol plastik sesuai kebutuhan bisnis Anda. RajawaliMall.com menyediakan berbagai pilihan bentuk, ukuran, dan desain botol yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. 

  1. Label yang Permanen
    Informasi pada kemasan harus dicetak langsung, seperti halnya dengan sablon atau screen printing. Dibanding menggunakan label sticker, pastinya manfaat screen printing (sablon) akan lebih baik dan dapat bertahan lama. Stiker mudah terkelupas atau luntur ketika disentuh, terutama jika tangan basah atau berminyak. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya informasi penting seperti cara penggunaan atau tanggal kedaluwarsa. Dan tentunya tinta yang menempel pada tangan akan tidak baik jika terkena wajah saat akan mengaplikasikan skincare. 

Di rajawalimall.com, Mereka juga menyediakan jasa sablon botol ataupun jar skincare. Rajawalimall.com menerima jasa sablon dalam berbagai bentuk, bahan, warna, hingga ukuran kecil sampai besar. Dengan menggunakan tinta yang pastinya berkualitas jepang anti luntur dan tidak dapat tergores!

  1. Material Kemasan
    Material yang digunakan untuk skincare haruslah tepat, jika produk anda memiliki banyak kandungan bahan aktif, material kaca akan lebih baik dalam menjaga kualitas bahan. Pilih material wadah yang tahan terhadap kandungan asam atau bahan kimia tertentu dalam produk skincare Anda. 

Nah itu lah beberapa bahan pada skincare yang tidak boleh digunakan bersamaan. Dengan Anda paham bagaimana kombinasi skincare yang baik dan benar, akan membuat kandungan bahan skincare bekerja lebih maksimal. Dapat juga terhindar dari resiko iritasi dan kerusakan produk.

Selain itu desain dan bahan kemasan sangat lah penting dalam menunjang kualitas produk dan penjualan. Dengan desain dan kemasan yang tepat, pastinya akan meningkatkan persepsi merek dan nilai pada produk Anda. Jadi, jangan ragu untuk  menggunakan jasa sablon di rajawalimall.com untuk kualitas kemasan terbaik! Pastikan untuk selalu membaca cara penggunaan dan komposisi bahan dengan teliti sebelum menggunakan produk baru!

Anda ingin menjual produk anda di web kami?

Anda juga dapat menjual produk anda melalui kami, silakan menghubungi marketing kami. Mr. Hendra , 081806077607

Anda kurang puas dengan produk kami?

Anda juga dapat memesan produk yang anda inginkan kepada kami