Details
Mug, gelas, dan cangkir adalah tiga jenis wadah yang sering digunakan sehari-hari sebagai wadah yang menampung cairan sebagai air minum atau untuk minum. Tapi terkadang kita bingung, apakah mereka berbeda atau sama, namun hanya penyebutan nya saja yang berbeda-beda tiap individu?
Ternyata mug, gelas, dan cup itu memiliki perbedaan loh. Yang membedakan mereka ada dari beberapa aspek yang signifikan seperti dalam hal bahan, bentuk, kapasitas, dan fungsi. Mari kita bahas apa saja sih yang menjadi perbedaan mereka ini. Yuk, simak ulasannya disini!
Perbedaan Bahan
Menurut IKEA mug dan cangkir terbuat dari bahan yang sama yaitu tanah liat dan keramik. Namun yang membedakan keduanya adalah dari cara atau proses pengeringan. Untuk mug, setelah di bentuk tahan selanjutnya dijemur yang kemudian di bakar pada suhu 900 derajat celcius selama kurang lebih 9 jam. Setelah itu mug baru bisa di warnai, gambar, hingga sablon mug yang di sesuaikan dengan kebutuhan. Namun jika kalian memilih proses cat, mug akan masuk ke proses pembakaran kedua yang bertujuan pengerasan cat.

Sedangkan cangkir, melalui proses yang sama namun umumnya proses pembuatan cangkir lebih singkat. Tujuan oven atau proses pembakaran ini adalah untuk menghindari keretakan juga tahan dari minuman panas.
Lalu untuk gelas umumnya terbuat dari kaca, yang lalu dipanaskan hingga meleleh dan kemudian dibentuk. Gelas lebih sering digunakan untuk minuman dingin karena tidak dirancang untuk menahan suhu panas dengan baik.
Perbedaan Bentuk dan Kapasitas
Mug memiliki ukuran yang lebih besar, dengan pegangan yang tebal dan nyaman, serta bentuk silinder. Dengan bentuknya yang besar, mug cocok untuk kalian yang ingin minuman dalam porsi banyak.
Cangkir biasanya memiliki ukuran yang kecil, dan memiliki pegangan kecil. Seperti saaat ada jamuan, biasanya kita akandi beri minuman the dengan cangkir kecil dan tatakan untuk bagian bawah cangkir.
Gelas memiliki bentuk yang bervariasi, mulai dari silinder hingga bentuk unik lainnya, dan biasanya gelas tidak memiliki kuping atau pegangan, karena memang peruntuan nya bukan untuk minuman panas yang akan sulit di pegang. Sehingga, gelas menjadi pilihan yang cocok untuk penggunaan yang lebih luas karena fleksibilitasnya. Gelas banyak digunakan di café-café sat ini untuk kopi dingin, jus dan lain nya.
Fungsi dan Penggunaan
Seperti yang sudah di jelaskan pada point 2, bahwa mug sering digunakan untuk minuman panas dengan porsi besar, untuk minuman dingin juga bisa. Namun jika kalian lebih memilih tampilan visual yang menarik, mug kurang cocok untuk hal tersebut. Sedangkan cangkir lebih cocok untuk minuman panas dalam porsi kecil. Seperti saat tea time, welcome drink dan lain sebagainya Sementara itu, gelas lebih direkomendasikan untuk minuman dingin atau suhu ruangan seperti air mineral, kopi, jus, milktea, dan lainnya. Gelas mungkin cocok untuk panas, namun dalam kondisi panas tertentu atau hangat. Selain gelas tidak di peruntukan untuk minuman panas, gelas juga tidak memiliki pegangan yang nantinya akan sulit untuk memegang nya saat ingin meminum.
Secara ringkas, meskipun ketiga wadah ini berfungsi sebagai alat yang digunakan sehari-hari untuk minum, mereka memiliki karakteristik yang berbeda yang membuat masing-masing lebih unggul dengan karakteristik yang cocok untuk minuman tersebut. Jadi sekarang pertanyaan nya sudah terjawab bukan, apakah mug, cangkir, dan gelas berbeda? Yang pasti jawaban nya berbeda ya. Jadi mulai sekarang gunakan gelas, mug, maupun cangkir sesuai kebutuhan dan peruntuan nya ya.

